Halo Sobat Makan! Bertemu lagi dengan aku, Bima. Petualangan blusukanku kali ini melipir ke Kota Surakarta alias Solo. Setiap kali singgah di kota budaya ini, entah kenapa aroma bakaran lemak kambing di pinggir jalan selalu memanggil-manggil dengan kuat. Dan bicara soal olahan kambing khas Solo, juaranya jelas jatuh pada sate buntel solo.
Isi Artikel
Bagi yang belum pernah nyoba, sate buntel itu beda dari sate kambing biasa yang dagingnya dipotong kotak-kotak. Sate ini terbuat dari daging kambing cincang atau giling yang dibumbui rempah melimpah, lalu ‘dibuntel’ (dibungkus) menggunakan lemak tipis kambing (jaring lemak perut), baru kemudian dibakar di atas arang. Menggigit sate buntel yang gemuk, juicy, dan lumer di mulut benar-benar pengalaman kuliner yang tidak tergantikan.
Menurutku, kuliner legendaris kayak sate buntel ini adalah aset kekayaan kuliner nusantara yang wajib banget kita lestarikan. Membeli di warung-warung lokal berarti kita ikut menjaga agar resep warisan nenek moyang ini nggak hilang ditelan zaman. Nah, biar kamu nggak bingung pas main ke Solo, aku udah ngerangkum daftar rekomendasi sate buntel enak di Solo yang wajib masuk itinerary makan-makanmu.
Buat Sobat Makan yang nantinya melanjutkan perjalanan ke Jogja, jangan lupa cek juga ulasan tentang Sate Klathak Pak Pong Imogiri yang nggak kalah melegenda!
Yuk, kita mulai petualangan asap bakaran di Solo!
1. Sate Kambing Pak Manto
Siapa sih yang nggak kenal sama Sate Kambing Pak Manto? Warung sate yang terletak di Jalan Honggowongso ini adalah jagoan utama kalau kamu cari sate buntel solo. Begitu sampai di depan warung, kamu bakal disambut kepulan asap arang dan aroma gurih kambing yang seductive banget.
Sate Buntel Jumbo
Sate buntel di Pak Manto ukurannya lumayan jumbo dibanding warung lain. Daging cincangnya padat, bumbunya meresap sempurna sampai ke dalam, dan balutan lemaknya lumer luluh ketika dibakar. Saat dihidangkan, sate ini biasanya dipotong-potong lalu disiram kecap manis lokal yang kental, merica, irisan tomat, kol, bawang merah, dan cabai rawit utuh.

Menu Legendaris Lainnya
Selain sate buntel, Pak Manto juga super terkenal dengan Rica-Rica Tengkleng (Tengkleng Rica). Tulang kambing berbalut daging yang dimasak dengan bumbu pedas manis super medok. Kalau ke sini, pesanlah seporsi sate buntel dan seporsi tengkleng rica buat sharing bareng keluarga. Nikmatnya sampai ke tulang!
2. Sate Kambing Hj. Bejo
Berada di kawasan Lojiwetan, Kedung Lumbu, Sate Kambing Hj. Bejo sering kali disebut sebagai salah satu langganan para pejabat dan artis ibu kota. Warung ini memadukan konsep warung makan sederhana dengan kualitas rasa bintang lima.
Bumbu Kacang dan Kecap yang Khas
Sate buntel di Hj. Bejo teksturnya sangat empuk karena daging gilingnya diproses dengan sangat halus. Lemak pembungkusnya sengaja dibakar agak garing (kering) di luar, sehingga memberikan sensasi crispy pas digigit, sementara bagian dalamnya tetap juicy parah! Siraman kecap manisnya yang diklaim sebagai resep rahasia bikin rasanya makin rich.
Otentik Sejak Puluhan Tahun
Warung Hj. Bejo benar-benar ngasih vibes kuliner legendaris yang otentik. Mengobrol dengan pegawainya yang super ramah mengingatkanku kenapa aku begitu mencintai blusukan kuliner indonesia. Jajanan tradisional nggak cuma soal makanan, tapi juga kehangatan warganya.
3. Sate Kambing Tambak Segaran
Kalau kamu berada di sekitar Jalan Tambak Segaran (sekarang Jalan Sutan Syahrir), ini adalah kawasan yang memang terkenal sebagai pusatnya sate kambing enak di Solo. Salah satu pendahulu dan pionir sate buntel di area ini adalah warung Sate Kambing Tambak Segaran.
Sensasi Rempah Ketumbar
Yang bikin sate buntel di sini sedikit berbeda adalah aroma rempahnya, terutama ketumbarnya, yang cukup strong dan sukses menutupi bau prengus kambing. Jadi buat Sobat Makan yang biasanya ragu-ragu makan kambing karena baunya, sate buntel Tambak Segaran adalah tempat yang tepat buat “pecah telur” mulai suka makan daging kambing.
Tempat Makan Keluarga
Areanya cukup luas dan bersih, menjadikannya pilihan tempat makan enak yang sangat ramah rombongan atau keluarga besar. Seporsi sate buntel hangat ditemani nasi putih pulen benar-benar bikin kalap dan nambah terus.
4. Sate Kambing Mbok Galak
Dari namanya saja sudah bikin penasaran, kan? Sate Kambing Mbok Galak terletak di daerah Sumber, Banyuanyar, dan merupakan salah satu destinasi wisata kuliner andalan di Solo. “Galak” di sini bukan berarti penjualnya suka marah-marah, melainkan bumbu masakannya yang sangat “galak” alias nendang di lidah!
Cita Rasa Manis Gurih
Mbok Galak menyajikan sate buntel solo dengan profil rasa manis yang sedikit lebih dominan dibanding warung lainnya, khas lidah Jawa Tengah. Namun, rasa manis ini diimbangi dengan gurihnya lemak kambing panggang. Satenya benar-benar gendut dan tebal. Dagingnya pun nggak pelit sama sekali.
Tengkleng Segarnya Patut Dicoba
Setelah makan sate buntel yang creamy dan heavy, kamu wajib membilasnya dengan kuah tengkleng asli Mbok Galak yang encer, bening kekuningan, dan menyegarkan. Kombinasi yang balance banget buat makan siang yang sempurna.
5. Sate Kambing Pak Kasdi
Menjelang akhir blusukanku di Solo, aku menyempatkan diri mampir ke Sate Kambing Pak Kasdi yang letaknya sangat strategis di sekitar Stasiun Balapan Solo. Cocok banget buat pelancong yang baru turun dari kereta dan butuh asupan gizi yang mantap.

Harga Bersahabat, Kualitas Hebat
Sate Kambing Pak Kasdi terkenal sebagai warung makan murah yang menyajikan menu olahan kambing kelas wahid. Sate buntelnya disajikan di atas piring kecil, bumbunya meresap tajam, dan potongan daging di dalamnya masih terasa teksturnya (tidak terlalu halus), memberikan pengalaman mengunyah yang memuaskan.
Kesan Merakyat
Duduk di lincak kayu panjang sambil makan seporsi sate buntel dan segelas es jeruk manis adalah pure happiness. Makanan khas daerah seperti ini selalu berhasil bikin aku kangen pengen balik lagi dan lagi.
Tips Kuliner Makan Sate Buntel
Sobat Makan, sebelum kalap makan daging kambing di Solo, ini sedikit tips blusukan dari aku:
1. Awas Kolesterol: Lemak pada sate buntel cukup tinggi. Ingat, jaring pembungkusnya adalah murni lemak perut kambing. Atur porsi sesuai kondisi tubuh masing-masing ya.
2. Pesan Setengah Porsi: Karena ukurannya yang besar, sate buntel biasanya bisa dipesan setengah porsi (1 tusuk besar yang dipotong-potong jadi banyak). Ini trik jitu kalau kamu pengen nyoba menu lain seperti gule atau tengkleng.
3. Imbangi dengan Sayuran: Selalu habiskan irisan tomat, kol, dan bawang merah mentah yang disajikan bersama sate buntel. Selain menetralisir lemak, sayuran ini memberikan tekstur crunchy yang menyegarkan di sela-sela suapan daging.
Itu dia cerita blusukanku mencari kuliner daging kambing legendaris. Kalau jalan-jalan ke Solo, pantang pulang sebelum perut kenyang oleh sajian sate buntel solo! Mari terus dukung para pedagang lokal agar jajanan pasar dan resep warisan ini terus hidup menemani generasi ke generasi.
Sampai jumpa di episode makan-makan Bima selanjutnya, tetap semangat, Sobat Makan!


