Halo Sobat Makan! Balik lagi bareng aku, Bima. Masih betah blusukan di Kalimantan? Harus betah dong! Kali ini, misiku melestarikan kekayaan jajanan nusantara membawaku singgah di tepi Sungai Martapura, Banjarmasin. Ngomongin wisata kuliner indonesia di tanah Borneo, rasanya dosa besar kalau kita nggak ngebahas soal mahakarya berkuah yang satu ini: soto banjar.
Isi Artikel
Sore itu, angin sungai berhembus cukup kencang. Aku memutuskan melipir ke sebuah warung pinggir sungai dan memesan semangkuk soto banjar. Saat disajikan, aku sedikit terkejut karena kuahnya keruh keputihan. Ternyata, soto otentik di sini memakai tambahan susu (atau krimer) ke dalam kaldunya! Begitu diseruput, aroma kapulaga, kayu manis, dan cengkehnya sungguh khas, menghangatkan badan dan jiwa. Soto ini sangat pas disantap pakai perkedel kentang dan sate ayam bumbu kacang. Rasanya mind-blowing!
Melestarikan resep warisan kayak gini tuh penting banget. Biar kuliner legendaris nggak kalah sama makanan kekinian. Nah, biar kamu yang lagi jalan-jalan ke Banjarmasin nggak bingung cari makan, aku udah bikin daftar rekomendasi tempat makan soto banjar kuah susu enak di Kalimantan Selatan.
Sekadar info, kalau suatu saat kamu merencanakan road trip ke area Jawa Tengah, sempatkan juga nyicipin masakan legendaris khas Jawa kayak Nasi Brongkos Handayani. Oke, mari kita mulai tour soto banjarnya!
1. Soto Bang Amat
Nama Soto Bang Amat udah pasti ada di urutan teratas kalau kita ngobrolin soal soto banjar. Lokasinya persis di pinggir Sungai Martapura, kawasan Banua Anyar. Ini adalah destinasi wajib buat foodies yang baru mendarat di Banjarmasin.
Kuah Keruh yang Medok
Soto Bang Amat terkenal dengan kuahnya yang keruh kekuningan akibat campuran susu, kuning telur, dan rempah yang sangat medok. Ayam suwir kampungnya nggak pelit sama sekali. Di sini, soto banjar nggak dimakan pakai nasi putih, melainkan ketupat potong.
Makan Sambil Nonton Klotok
Yang bikin tempat makan enak ini spesial adalah experience-nya. Sambil mengunyah perkedel kentang yang super lembut, kamu bisa melihat perahu klotok lalu-lalang di sungai. Biasanya ada juga iringan musik panting (musik tradisional Banjar) secara live. Bener-bener suasana yang merakyat!
2. Soto Bawah Jembatan
Masih di sekitar Banua Anyar, ada satu lagi warung yang letaknya unik: Soto Bawah Jembatan. Ya, sesuai namanya, warung sederhana ini persis berada di kolong jembatan Banua Anyar.
Cita Rasa Kayu Manis yang Kuat
Beda tangan, beda rasa. Kalau di sini, kuah soto banjar-nya punya profil wangi kayu manis dan kapulaga yang sedikit lebih stand out. Kuahnya nggak terlalu kental susu, jadi terasa lebih light dan segar, cocok buat menu sarapan pagi. Jangan lupa tambahkan perasan jeruk nipis khas Kalimantan (jeruk kuit) yang ngasih sensasi asam wangi yang beda dari jeruk nipis biasa.
Kearifan Lokal yang Hakiki
Blusukan makan di kolong jembatan ini ngasih pengalaman blusukan yang authentic. Sambil menikmati soto, kamu bakal sering diajak ngobrol sama warga lokal yang juga asyik sarapan. Jajanan tradisional ini bener-bener jadi alat pemersatu obrolan!
3. Soto Abang Ali
Beralih ke kawasan Jalan Kuripan, kita bisa menemukan Soto Abang Ali. Tempat ini sedikit lebih modern dari segi bangunan, tapi resep masakan daerah yang dipakai tetap dipertahankan sejak puluhan tahun lalu.
Sate Ayam Sebagai Pendamping Sempurna
Ciri khas orang Banjar saat makan soto adalah memesan sate ayam tulang lunak (atau sate banjar) sebagai pendamping. Di Abang Ali, satenya disiram bumbu kacang merah yang manis legit. Caranya, gigit sate, lalu seruput kuah soto panas-panas. Surga dunia banget, Sobat Makan!
Telur Rebus Bebek
Banyak pelanggan yang request potongan telur rebus bebek di dalam mangkok sotonya. Telur bebek ngasih tekstur kuning telur yang lebih creamy dan rich pas dihancurkan ke dalam kaldu susu. Ini trik rahasia warga lokal biar sotonya makin gurih.
4. Soto Paman Muhdi

Kalau kamu mencari warung makan murah tapi rasanya setara restoran bintang lima, mampirlah ke Soto Paman Muhdi di daerah Sungai Jingah. Daerah ini adalah kawasan kampung tua, jadi vibes sejarahnya masih kental banget.
Soun Cacing yang Kenyal
Elemen penting dalam soto banjar adalah soun. Di Paman Muhdi, soun yang dipakai teksturnya sedikit lebih tebal dan kenyal, ngasih perlawanan asyik pas dikunyah. Kuah susunya sangat wangi karena memakai bumbu rahasia keluarga yang disangrai dengan sabar sebelum direbus.
Opsi Nasi Sop
Oh ya, ada satu istilah unik. Kalau kamu pesen soto banjar tapi pengen pakai nasi (bukan ketupat), kamu harus bilangnya “Pesan Nasi Sop”. Jadi kalau di Banjarmasin, Soto = pakai ketupat, Nasi Sop = pakai nasi putih.
5. Soto Banjar Kuin

Terakhir dalam daftar blusukanku adalah Soto Banjar Kuin. Dinamakan demikian karena berada dekat dengan kawasan Pasar Terapung Muara Kuin. Sangat cocok buat kamu yang baru aja selesai wisata pagi di pasar terapung.
Kaldunya Gurih Parah!
Meski warnanya nggak sekeruh Bang Amat, Soto Kuin menyimpan ledakan kaldu ayam kampung liar yang gurihnya sampai ke rongga dada. Bawang gorengnya disangrai garing sehingga tetap crunchy walau berendam di dalam kuah panas berlama-lama.
Pelestari Resep Leluhur
Warung ini dikelola oleh generasi ke-tiga. Sambil meracik, si acil (bibi/tante) bercerita soal perjuangan mempertahankan resep di tengah mahalnya bahan baku rempah. Itulah kenapa aku selalu nyaranin Sobat Makan buat jajan di tempat-tempat begini. Kita jajan, UMKM jalan!
Tips Jajan Soto Banjar
Biar pengalamanmu nggak kaku pas jajan soto banjar, catet tips & tricks ini ya:
1. Jeruk Kuit adalah Nyawa: Jangan pakai jeruk nipis biasa kalau penjualnya nyediain jeruk kuit (jeruk sambal khas Kalimantan). Wanginya beda jauh, lebih aromatik dan nggak sepahit jeruk nipis Jawa.
2. Hancurkan Kuning Telur: Biar kuahmu makin thick dan kental, pisahkan kuning telur rebus bebeknya, hancurkan pakai sendok, lalu aduk ke seluruh kuah.
3. Pesan Sate Ayam: Sate ayam adalah pendamping wajib (mutlak). Jangan sampai absen pesen minimal 3 tusuk sate ayam per orang ya!
Gimana Sobat Makan, udah ngiler ngebayangin hangatnya soto banjar? Lewat kuliner legendaris ini, kita sadar kalau kekayaan alam Indonesia (rempah-rempah) bener-bener dimaksimalkan dengan brilian oleh nenek moyang kita.
Sekian blusukan dari Bima. Jangan pernah lelah mengeksplor makanan khas nusantara. Selamat makan dan jaga kesehatan!


