tempo gelato prawirotaman jogja
Tempo Gelato Jogja

Tempo Gelato Prawirotaman Jogja: Gelato Sore yang Pas Buat Cooling Down

Day 1 – Jogja – Sore cooling down. Saya baru selesai keliling dan butuh jeda sebentar sebelum makan malam, jadi saya sengaja cari yang manis-dingin biar badan kembali “adem”. Pilihan jatuh ke Tempo Gelato Prawirotaman Jogja karena tempatnya terkenal ramai, banyak rasa, dan tampilannya memang fotogenik untuk sekalian konten. Begitu sampai, vibes-nya santai tapi antreannya sudah mulai terbentuk—tanda ini spot favorit sore hari.

Kenapa Saya Mampir ke Tempo Gelato Prawirotaman Jogja

Area Prawirotaman itu tipikal tempat yang enak buat “transisi”: dari jalan-jalan, ngopi, sampai cari dessert sebelum lanjut agenda malam. Saya datang dengan ekspektasi sederhana—gelato yang segar, tidak bikin enek, dan pilihan rasa yang banyak biar bisa menyesuaikan mood.

Alasan lain yang bikin saya yakin: Tempo Gelato dikenal instagramable, jadi kalau kamu tipe yang suka ambil foto dulu sebelum suap pertama, tempat ini mendukung. Buat saya, dessert itu bukan cuma soal manisnya, tapi juga soal momen: duduk sebentar, ngobrol, dan ngisi tenaga lagi sebelum lanjut makan malam.

Baca Juga : Rekomendasi Cafe Borobudur

Momen Nyicip Tempo Gelato Prawirotaman Jogja

tempo gelato prawirotaman jogja
Tempo Gelato

Saya paling suka makan gelato itu pelan-pelan, karena teksturnya kelihatan jelas saat mulai meleleh. Di Tempo Gelato, yang saya rasakan, gelatonya cenderung padat tapi halus, dinginnya “rapi” (bukan yang bikin lidah kaget), dan manisnya bisa dinikmati tanpa terasa berlebihan.

Karena ini tempat yang enak buat sore–malam, saya datang saat flow pengunjung mulai naik. Dari pesan sampai gelato di tangan, waktu tunggunya sekitar 10–15 menit—masih masuk akal untuk jam rame, apalagi kalau kamu datang bareng teman dan bisa sambil ngobrol/ambil foto. Alurnya jelas: pilih rasa, tentukan cone atau cup, bayar, lalu tunggu dipanggil/diambil sesuai sistem di sana.

Yang menurut saya penting: gelato itu gampang bikin “capek” kalau terlalu manis atau terlalu creamy. Di sini, aftertaste-nya masih terasa fresh, jadi cocok kalau kamu memang niat “cuci mulut” sebelum makan malam, bukan menggantikan makan besar.

Lihat Lokasi : Google Maps

Suasana di Tempo Gelato Prawirotaman Jogja

Saya habiskan sekitar 20–30 menit di lokasi. Tempatnya hidup—orang datang silih berganti, suasana rame tapi tetap santai. Buat konten, pencahayaan sore biasanya lebih bersahabat, dan display gelato yang warna-warni bikin foto terlihat “jadi” tanpa effort berlebihan.

Kalau kamu datang saat jam puncak, siap-siap lebih sering berdiri sebentar, terutama kalau datang rombongan. Tapi selama kamu tahu ini memang spot populer, suasana ramai justru jadi bagian dari experience-nya.

Info Praktis Untuk Datang ke Tempo Gelato Prawirotaman Jogja

  • Jam ramai: sekitar 16.00–20.00
  • Waktu tunggu pesanan: 10–15 menit (terutama saat peak hour)
  • Parkir: terbatas, jadi lebih aman kalau kamu naik motor/diantar/ride-hailing
  • Sudah berdiri sejak: kira-kira ±2015
  • Waktu terbaik menikmatinya: sore sampai malam (pas udara Jogja mulai lebih adem)

Ngobrol Singkat dengan Karyawan Tempo Gelato Prawirotaman Jogja

Saya sempat tanya 4 hal sederhana yang biasanya paling kepakai buat pengunjung baru:

  • Rasa lokal favorit: mereka menyebut ada beberapa pilihan rasa lokal yang sering dicari orang (jadi kalau kamu bingung, boleh minta rekomendasi “yang lokal” dulu).
  • Mending cone atau cup? cone enak buat yang pengen praktis, tapi cup lebih aman kalau kamu tipe makan pelan-pelan biar nggak cepat meleleh berantakan.
  • Bisa mix berapa rasa? bisa mix beberapa rasa (ini membantu banget kalau kamu ingin aman: satu yang creamy, satu yang lebih segar).
  • Antre sepi kapan? biasanya antrean lebih longgar di luar jam puncak sore, jadi kalau kamu fleksibel, datang lebih awal dari jam rame bisa lebih nyaman.

Dibanding Gaya Gelato, Bedanya Apa yang Saya Rasakan?

Kalau kamu pernah coba Gaya Gelato, kurang lebih kamu akan dapat vibe dessert spot yang sama-sama populer. Bedanya, Tempo Gelato di Prawirotaman ini menurut saya menang di “ramenya” suasana area, jadi cocok kalau kamu ingin sekalian merasakan keramaian spot wisata-kuliner Jogja.

Saya nggak akan bilang satu lebih bagus mutlak dari yang lain, karena gelato itu selera—ada yang cari yang lebih creamy, ada yang cari yang lebih ringan. Tapi untuk kebutuhan saya saat itu (manis dingin sebelum makan malam), Tempo Gelato terasa pas: pilihan rasa banyak, tempatnya fotogenik, dan ritme pengunjungnya memang ramai khas Jogja.

Baca Juga : Bakmi Jawa Bakmi Kadin Kotabaru: Mie Smoky Legenda buat Malam Jogja

Tips Untuk Datang ke Tempo Gelato Prawirotaman Jogja

  • Datang sebelum jam puncak kalau kamu pengen pilih rasa dengan lebih santai dan nggak buru-buru.
  • Kalau ragu, mix rasa: satu rasa yang segar + satu rasa yang creamy biasanya kombinasi aman.
  • Parkir terbatas: kalau bawa mobil, siap opsi parkir alternatif di sekitar, atau pertimbangkan naik motor/ojek online.
  • Untuk keluarga/anak: pilih cup biar lebih rapi dan minim “leleh drama”, apalagi kalau anak kecil makannya lama.
  • Buat konten: sore menjelang malam biasanya enak—gelato tidak terlalu cepat cair, dan fotonya lebih soft.

Jadi Wajib Gak Nih, Ke Tempo Gelato Prawirotaman Jogja?

Layak — (segar, ramai, fotogenik).
Kalau kamu lagi di Prawirotaman dan butuh dessert yang dingin-manis buat cooling down sebelum makan malam, Tempo Gelato ini bisa jadi pemberhentian yang masuk akal. Datang dengan ekspektasi yang tepat: antrean mungkin ada, parkir terbatas, tapi pilihan rasa banyak dan suasananya memang seru buat dinikmati pelan-pelan.

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *