Kalau kamu pernah naik ke perbukitan Borobudur, kemungkinan besar kamu sudah dengar nama Bukit Rhema. Kawasannya hijau, jalannya berliku pelan, dan suasananya cenderung tenang. Banyak rombongan datang bukan cuma buat foto, tapi juga menghabiskan waktu seharian lewat outing atau outbound di Bukit Rhema.
Isi Artikel
- Mengenal Kawasan Bukit Rhema dari Dekat – outing atau outbound di Bukit Rhema.
- Apa saja kegiatan saat outing atau outbound di Bukit Rhema? – outing atau outbound di Bukit Rhema.
- Siapa yang bertanggung jawab atas keamanan dan kesehatan peserta? – outing atau outbound di Bukit Rhema.
- Kapan waktu kumpul, berangkat, dan pulang yang ideal?- outing atau outbound di Bukit Rhema.
- Di mana lokasi istirahat dan makan selama kegiatan?- outing atau outbound di Bukit Rhema.
- Mengapa Bukit Rhema sering dipilih untuk outing atau outbound?
- Bagaimana menangani kondisi darurat atau hal tak terduga? – outing atau outbound di Bukit Rhema
- Siapa pendiri Gereja Ayam Bukit Rhema? – outing atau outbound di Bukit Rhema.
- Tips Singkat Sebelum Memilih Outing di Bukit Rhema
- FAQ (5 pertanyaan yang sering dicari)
- Outing dan outbound itu bedanya apa, dan kapan sebaiknya pilih yang mana?
- Kegiatan outbound yang aman untuk peserta campur usia (dewasa + anak) itu seperti apa?
- Waktu terbaik untuk mulai kegiatan di Bukit Rhema biar tidak kepanasan dan tidak terburu-buru?
- Apa saja yang wajib disiapkan panitia agar keamanan dan kesehatan peserta lebih terkontrol?
- Kalau tiba-tiba hujan atau ada kondisi darurat saat outbound, langkah pertama apa?
Artikel ini Mimin tulis dari sudut pandang pengalaman, bukan brosur. Bayangin lagi cerita ke teman yang lagi nyari tempat outing di Magelang—kurang lebih seperti itu.
Mengenal Kawasan Bukit Rhema dari Dekat – outing atau outbound di Bukit Rhema.
Bukit Rhema berada di kawasan Borobudur, Magelang, dengan kontur perbukitan yang alami. Udara relatif sejuk, terutama pagi dan sore hari. Dari atas, pandangan mengarah ke desa, sawah, dan garis perbukitan yang memanjang.
Yang bikin kawasan ini menarik untuk outing atau outbound bukan cuma satu spot. Ada kombinasi area terbuka, jalur jalan kaki, bangunan ikonik, dan tempat istirahat yang menyatu dengan alam. Jadi kegiatannya bisa berlapis, tidak monoton.
Apa saja kegiatan saat outing atau outbound di Bukit Rhema? – outing atau outbound di Bukit Rhema.
Biasanya kegiatan di sini tidak berdiri sendiri. Satu rombongan bisa menjalani beberapa sesi dalam satu hari.
Ada sesi ice breaking di area terbuka. Permainan ringan yang bikin suasana cair, cocok untuk kantor, komunitas, atau sekolah. Lalu berlanjut ke aktivitas kerja sama tim, seperti permainan kelompok yang mengandalkan komunikasi.
Beberapa rombongan memilih jalan santai mengelilingi kawasan. Ada juga yang mengatur sesi refleksi atau diskusi ringan. Karena suasananya tenang, obrolan jadi lebih fokus dan tidak terburu-buru.
Kalau mau lebih santai, agenda bisa ditutup dengan makan bersama dan ngobrol bebas.
Siapa yang bertanggung jawab atas keamanan dan kesehatan peserta? – outing atau outbound di Bukit Rhema.

Dalam kegiatan outing atau outbound di Bukit Rhema, tanggung jawab biasanya dibagi. Penyelenggara atau fasilitator outbound mengatur teknis permainan dan alur kegiatan. Mereka yang memastikan aktivitas sesuai kemampuan peserta.
Dari sisi lokasi, pengelola kawasan mendukung dengan area yang tertata dan jalur yang aman dilalui. Untuk rombongan, biasanya ada satu koordinator internal yang mengawasi peserta—terutama kalau melibatkan anak-anak atau jumlah besar.
Prinsipnya sederhana: kegiatan disesuaikan dengan kondisi peserta, bukan dipaksakan.
Kapan waktu kumpul, berangkat, dan pulang yang ideal?- outing atau outbound di Bukit Rhema.
Sebagian besar rombongan memilih berangkat pagi. Alasannya sederhana: udara masih segar dan energi peserta masih penuh. Waktu kumpul biasanya disepakati di satu titik sebelum naik ke kawasan.
Kegiatan inti berjalan sampai menjelang siang. Setelah makan dan istirahat, sebagian rombongan memilih pulang sore hari. Ada juga yang lanjut ke destinasi lain di Borobudur atau Magelang.
Kalau kamu mengatur itinerary, beri jeda waktu yang cukup. Jangan memadatkan agenda, karena esensi outing justru di kebersamaan.
Di mana lokasi istirahat dan makan selama kegiatan?- outing atau outbound di Bukit Rhema.
Salah satu nilai plus kawasan ini adalah adanya titik istirahat yang nyaman. Untuk makan, rombongan biasanya memanfaatkan area Kedai Bukit Rhema yang berada di dalam kawasan.
Tempatnya cukup luas untuk duduk bersama. Cocok untuk makan siang, minum hangat, atau sekadar rehat setelah aktivitas luar ruang. Dari beberapa spot, pemandangan perbukitan bisa dinikmati sambil duduk santai.
Makan bersama sering jadi momen yang justru paling diingat peserta.
Mengapa Bukit Rhema sering dipilih untuk outing atau outbound?

Jawabannya bukan karena “paling” atau “terbaik”. Tapi karena rasanya pas.
Lokasinya tidak terlalu jauh dari Borobudur, mudah dimasukkan ke itinerary wisata. Suasananya mendukung kegiatan kelompok tanpa terasa ramai seperti destinasi mass tourism.
Bukit Rhema juga fleksibel. Mau kegiatan serius atau santai, dua-duanya bisa jalan. Itu yang membuat banyak rombongan kembali lagi di waktu berbeda.
Bagaimana menangani kondisi darurat atau hal tak terduga? – outing atau outbound di Bukit Rhema
Dalam kegiatan luar ruang, antisipasi itu penting. Biasanya fasilitator outbound sudah menyiapkan prosedur dasar. Mulai dari P3K, penyesuaian aktivitas saat cuaca berubah, sampai komunikasi antar koordinator.
Kalau hujan turun, aktivitas bisa dialihkan ke sesi indoor atau diskusi santai. Tidak semua rencana harus kaku. Justru fleksibilitas ini yang membuat kegiatan tetap berjalan nyaman.
Peserta juga biasanya diingatkan untuk memakai alas kaki yang nyaman dan membawa perlengkapan pribadi seperlunya.
Siapa pendiri Gereja Ayam Bukit Rhema? – outing atau outbound di Bukit Rhema.
Bangunan ikonik di kawasan ini dikenal sebagai Gereja Ayam Bukit Rhema. Pendiri tempat ini adalah Daniel Alamsjah.
Awalnya, bangunan ini dibuat sebagai tempat doa dan refleksi. Seiring waktu, kawasan Bukit Rhema berkembang menjadi ruang terbuka yang dikunjungi banyak orang dengan berbagai latar belakang—termasuk rombongan outing dan outbound.
Kisah di baliknya sering menjadi bahan cerita tambahan saat peserta berjalan-jalan di area ini.
Tips Singkat Sebelum Memilih Outing di Bukit Rhema

Kalau kamu sedang mempertimbangkan, outing atau outbound di Bukit Rhema. ini beberapa hal yang bisa dipikirkan:
- Tentukan tujuan kegiatan sejak awal: mau fun, bonding, atau refleksi.
- Sesuaikan agenda dengan usia dan kondisi peserta.
- Datang lebih pagi untuk suasana yang lebih tenang.
- Sisakan waktu kosong untuk istirahat dan ngobrol bebas.
Bukit Rhema bukan tempat yang mengandalkan sensasi. Ia menawarkan suasana yang mendukung kebersamaan. Untuk outing atau outbound, tempat seperti ini membantu orang lebih hadir satu sama lain, tanpa distraksi berlebihan.
FAQ (5 pertanyaan yang sering dicari)
Kalau kamu mencari lokasi outing di Magelang yang seimbang antara alam, aktivitas, dan waktu istirahat, Bukit Rhema layak dipertimbangkan. Tidak harus ramai, tidak perlu terburu-buru. Cukup datang, jalani, dan pulang dengan cerita.
Outing dan outbound itu bedanya apa, dan kapan sebaiknya pilih yang mana?
Outing biasanya lebih santai (jalan-jalan, makan bareng, ngobrol). Outbound lebih terstruktur dengan permainan tim, fasilitator, dan tujuan seperti bonding atau leadership.
Kegiatan outbound yang aman untuk peserta campur usia (dewasa + anak) itu seperti apa?
Pilih aktivitas low-impact: ice breaking, permainan komunikasi, tantangan kelompok ringan, dan fun games yang tidak butuh fisik berat. Hindari permainan ekstrem kalau pesertanya beragam.
Waktu terbaik untuk mulai kegiatan di Bukit Rhema biar tidak kepanasan dan tidak terburu-buru?
Umumnya lebih enak mulai pagi. Udara masih segar, peserta masih fokus, dan jadwal makan/istirahat bisa lebih rapi sebelum sore.
Apa saja yang wajib disiapkan panitia agar keamanan dan kesehatan peserta lebih terkontrol?
Minimal: briefing keselamatan, data peserta (alergi/riwayat penting), P3K, kontak darurat, pembagian PIC per kelompok, serta rencana cadangan kalau hujan atau cuaca berubah.
Kalau tiba-tiba hujan atau ada kondisi darurat saat outbound, langkah pertama apa?
Stop aktivitas berisiko, kumpulkan peserta di titik aman, cek kondisi yang terdampak, dan jalankan prosedur komunikasi (PIC → koordinator → pihak lokasi/medis bila perlu). Setelah aman, lanjutkan dengan agenda indoor atau sesi yang lebih ringan.
📞 Informasi & Reservasi
085 725 779 520
Reservasi disini : Outbound dan Outing di Bukit Rhema
